Sergio Canales Diselamatkan Real Betis

Pada musim panas 2018, Sergio Canales meninggalkan Real Sociedad untuk bergabung ke Real Betis dengan status bebas transfer.

Mulanya, semua berjalan biasa saja. Tak ada yang spesial dari perpindahan Canales ke Real Betis.

Namun, siapa sangka, perpindahan itu justru menjadi awal mula bangkitnya Sergio Canales dari kariernya yang muram. Quique Setien, manajer Real Betis kala itu, mampu membuat potensi terbaik Canales muncul lagi. Diberi tugas bermain sebagai gelandang serang, Canales menjawabnya dengan penampilan memukau.

Teknik tipu daya yang telah lama hilang itu muncul lagi. Dan, yang lebih mengesankan, fisiknya tampak stabil. Tak sedikitpun menunjukkan ciri bahwa tubuh itu pernah kepayahan karena dibekap cedera.

***

 Sergio Canales mengawali karier sepakbola di klub kampung halamannya, Racing Santander. Ia bergabung dengan Santander saat berusia 10 tahun pada 2001. Canales awalnya bermain untuk tim muda Santander.

Sembilan tahun bermain untuk tim muda Racing Santander, Canales kemudian mencatat debut pertamanya untuk Racing Santander pada 18 September 2008, kala bermain melawan FC Honka di ajang Piala UEFA.

Dua pekan kemudian, ia membuat penampilan La Liga perdananya melawan Osasuna pada musim 2008/09. Musim itu, Canales bermain total sebanyak 105 menit.

Musim 2009/2010, Canales menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Kepiawaiannya sebagai gelandang serang yang kreatif dan berbakat secara teknis tak terbantahkan. Ia mencetak total enam gol dalam 26 penampilan di La Liga musim itu. Yang perlu dicatat, Canales melakukan semua itu ketika usianya baru 18 tahun.

Pada 12 Februari 2010, terjawab sudah klub yang memenangi persaingan mendapatkan Canales. Real Madrid merekrut Sergio Canales dengan durasi kontrak enam tahun dengan biaya sekitar 4,5 juta euro.

Canales melakukan debutnya untuk Real Madrid dengan hasil imbang 0-0 melawan RCD Mallorca. Awal yang mengecewakan itu seolah menjadi pertanda suramnya karier Canales di Real Madrid.

Canales tidak bisa menembus tim utama dan sepanjang musim hanya bermain sebanyak sepuluh pertandingan untuk Real Madrid.

Hadirnya Mesut Ozil semakin memperparah keadaan untuk Canales. Jose Mourinho lebih memercayakan Ozil untuk mengisi lini tengah El Real ketika itu.

Setelah satu musim di Madrid dan kesulitan menembus tim utama, Canales menandatangani kontrak dengan Valencia dengan status pemain pinjaman selama dua tahun. Canales berharap bisa tampil gemilang di Valencia dan mendapatkan tempat di Timnas Spanyol agar bias tampil di Piala Eropa 2012.

Lagi-lagi, yang terjadi justru sebaliknya. Alih-alih kariernya membaik di Valencia, yang ada justru memburuk.

Pada akhir Oktober, Valencia menghadapi Athletic Bilbao. Canales mendapati petaka di laga itu usai dilanggar dan divonis menderita cedera serius.

Ligamen lututnya robek dan harus absen selama enam bulan. Canales bekerja keras untuk kembali pulih, cederanya kembali kambuh ketika melawan Atlético Madrid di semifinal Liga Europa. Canales harus absen lagi selama enam bulan.

Dengan riwayat cederanya yang diderita, Valencia malah menebus Canales secara permanen dari Madrid dengan harga 7.5 juta euro. Pada musim terakhirnya bersama Valencia, Canales bermain selama 818 menit dari 19 laga.

Musim panas 2014, Canales bergabung ke Real Sociedad dari Valencia dengan mahar  3,5 juta euro. Di Real Sociedad, Canales menikmati satu setengah musim tanpa cedera.

Sayang, Canales tak bias menikmati itu cukup lama. Cederanya kembali kambuh saat menghadapi Real Madrid pada penghujung tahun 2015. Canales harus menepi selama 6 bulan sekarena mengalami cedera ACL Ligament.

Setelah itu penampilan Canales tak pernah stabil. Canales akhirnya memutuskan hengkang ke Real Betis setelah membela Real Sociedad selama lima musim.

***

Tanpa disangka, Real Betis justru menjadi jawaban sekaligus penyelamat karier Canales. Penampilannya bersama Betis terus berkembang sejak bergabung pada 2018. Musim lalu Canales menjadi pemain kedua dalam hal penciptaan peluang, total 80 key pass yang berbuah 6 assist.

Musim ini, Canales oleh Pellegrini diberi peran bermain lebih ke dalam dan operanya terlihat lebih tajam, 8 laga musim ini Canales sudah terlibat sebanyak 21 kali dalam penciptaan peluang bagi timnya. 4 diantaranya berbuah menjadi assist.

Setelah malang melintang menumpukan asa ke klub-klub besar Spanyol seperti Madrid dan Valencia, Canales justru mendapatkan kebahagiaan di Real Betis saat ini.

Penampilan gemilangnya di Betis pun membuat dia dipanggil Tim Nasional Spanyol di tahun 2019 dan sampai saat ini dia sudah menorehkan 5 caps. Canales pun sekarang disebut sebagai salah satu gelandang serang terbaik di Spanyol.[]

 

(Visited 119 times, 1 visits today)
Post a Comment

You don't have permission to register