Pemuda Harapan Persija Jakarta

Persija Jakarta berulang tahun ke-92 pada hari ini, 28 November 2020. Di usia yang sudah relatif tua itu, harapan Persija ada di pundak para pemuda.

Persija dikenal sebagai tim yang sering mengorbitkan talenta-talenta muda seperti Ramdani Lestaluhu, Abdul Lestaluhu, Rezaldi Hehanusa. Pada dekade lalu, ada nama-nama seperti Atep, Bambang Pamungkas, hingga Ismed Sofyan.

Musim ini, Persija dihuni oleh para pemain muda yang memiliki potensi cemerlang untuk bersinar di masa depan. Berikut adalah profil lima pemain muda Persija Jakarta yang memiliki bakat luar biasa.

Sutan Zico

Sutan Zico merupakan striker yang namanya meroket ketika memperkuat Timnas Indonesia U-16 dan U-19. Striker berusia 19 tahun ini bergabung dengan Persija pada tahun 2018. Pada awalnya, Zico memperkuat tim Persija U-19 di ajang Elite Pro Academy, kemudian ke tim Persija U-20 pada musim 2019.

Sutan Zico merupakan penyerang yang cukup potensial bagi Persija. Zico bertipikal sebagao target man. Zico bisa jadi pemantul bagi rekan setimnya dan juga memiliki kekuatan yang cukup baik ketika melakukan tendangan. Zico juga mempunyai kelebihan dalam mengeksekusi bola mati.

Keuntungan bagi Zico karena di Persija ada beberapa pemain senior yang andal dalam mengeksekusi bola mati seperti Marko Simic atau Ismed Sofyan. Tentunya, Zico bisa menimba ilmu dari mereka untuk mengasah kelihaiannya itu.

Braif Fatari

Braif Fatari namanya mencuat ketika ditemukan Wise di sebuah desa saat menyeleksi pemain untuk tim Garuda Select. Braif Fatari kemudian tak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan tampil gemilang bersama Garuda Select.

Braif direkrut Persija pada tahun 2019. Braif merupakan gelandang yang kuat dalam penguasaan bola, punya kekuatan, pintar, dan memiliki akurasi umpan yang akurat. Sebuah keuntungan besar bagi Persija bila bisa memanfaatkan potensi dari Braif Fatari. Braif juga merupakan tipikal pemain versatile, bisa bermain dengan 2-3 gelandang numerik atau jadi opsi sebagai second striker.

Salman Alfarid

Jika Persija kehilangan Rezaldi Hehanusa pada suatu saat nanti, Persija tidak perlu khawatiruntuk mencari suksesornya. Salman Alfarid bisa jadi suksesor Rezaldi Hehanusa.

Salman Alfarid tipikal fullback yang rajin overlap, punya umpan crossing yang cukup bagus dan bisa bermain kombinasi dengan pemain di depannya. Tentunya dengan punya fullback yang bertipikal sama, cara bermain Persija tidak bakal jauh berbeda.

Adrianus Dwiki

Adrianus Dwiki dikenal publik Jakarta ketika debut menghadapi Semen Padang pada musim 2019 lalu. Di laga debutnya, Adrianus bermain cukup impresif.

Tahun 2020, Adrianus sering dimainkan oleh Farias di ajang pramusim. Di Liga 1 2020, Adrianus sudah memiliki satu caps ketika bermain sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Bhayangkara. Adrianus bermain apik di laga itu.

Sebelum di Persija, Adrianus memang pemain yang cukup potensial. Di ajang Popwil bersama tim Jateng, Adrianus sukses membawa juara tim Jateng. Ketenangan, bisa mengatur tempo, mempunyai umpan longball yang cukup akurat, dan skillfull.

Persija musim ini dihuni pemain tengah yang cukup bagus. Adrianus bisa belajar banyak kepada Marc Klok, Rohit Chand dan Evan Dimas untuk semakin meningkatkan kemampuannya.

Alfriyanto Nico

Alfriyanto Nico merupakan striker baru saja dipanggil seleksi Timnas Indonesia U-19 di bawah arahan Shin Tae-yong. Musim lalu, Nico bermain di Persija Jakarta U-16 dalam ajang Elite Pro Academy, juga bersama Garuda Select.

Nico striker yang lebih suka menyerang dari dalam, memiliki kecepatan, cukup pintar dalam mencari ruang kosong, bisa melakukan holding in the ball dan sangat efisien di depan gawang. Nico bisa bermain sebagai striker tunggal atau berduet dengan penyerang lain.

Tentunya, seluruh potensi itu mesti diwadahi dengan memberikan para pemain muda itu kesempatan bermain.

Memang, Persija masih sering mendapatkan pemain muda dari hasil rekrutmen, bukan pemain binaan asli. Ini wajar mengingat akademi Persija baru dimulai tahun 2019, yang mana menunjukkan keseriusan klub terhadap pengembangan pemain muda untuk investasi masa depan Persija, dan tentunya masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik.[]

(Visited 30 times, 1 visits today)
Post a Comment

You don't have permission to register