Si Gila yang Mengubah Leeds United

Dahulu, mungkin banyak orang belum mengetahui segala hal tentang Leeds. Tetapi, sekarang lain cerita. Nama Marcelo Bielsa pasti akan disebut oleh mereka ketika membicarakan Leeds. Bielsa adalah sosok yang sukses membawa Leeds kembali mentas di Liga Primer Inggris pertama kali sejak enam belas tahun.

Lahir di Rosario, Argentina, Bielsa mengawali karier di dunia sepakbola dengan menjadi pemain Newell’s Old Boys. Posisinya adalah bek. Namun, kariernya sebagai pesepakbola sangat pendek, Bielsa memutuskan gantung sepatu dan beralih menjadi pelatih pada umur 25 tahun.

Bielsa memulai karier kepelatihan sebagai pelatih tim junior Newell’s Old Boys. Pada dekade 1990-an, Bielsa melatih tim utama. Setelah sukses menjuarai Torneo Clausura pada 1992, Bielsa memutuskan untuk melatih di Mexico. Bielsa kembali ke Argentina pada tahun 1998 dan kembali menjuarai liga dengan klub Velez Sarsfield.

Bielsa juga pernah melatih Timnas Argentina pada tahun 1998. Tetapi kariernya bersama Timnas Argentina tidak segemilang kariernya bersama Newell’s Old Boys.  Satu-satunya prestasi Bielsa bersama timnas Argentina adalah medali emas Olimpiade tahun 2004.

Pada tahun 2007, Bielsa memutuskan untuk melatih Timnas Chile hingga tahun 2011. Selama bersama timnas Chile, Bielsa telah membukukan catatan yang cukup baik, salah satunya berhasil mengalahkan musuh bebuyutan Chile, Kolombia, dalam kualifikasi Piala Dunia 2014.

Selanjutnya, Bielsa menukangi beberapa tim di Eropa seperti Athletic Bilbao, Lazio, Marseille, dan Lille.

Pada tahun 2018, Bielsa mulai melatih Leeds United yang berada di tingkat kedua Inggris pada saat itu, dan sisanya adalah sejarah.

Si Gila

Julukan El Loco atau Si Gila, tidak muncul dan melekat terhadap Bielsa secara tiba-tiba. Ricardo Lunari, orang yang mencetuskan julukan tersebut mengatakan, awalnya julukan itu sering diucapkan tanpa sepengetahuan Bielsa. Julukan El Loco lahir berkat segala sikap nyentrik Bielsa selama melatih berbagai klub.

Saat Bielsa melatih tim junior Newell’s Old Boys, ia meminta seluruh pemainnya untuk pulang ke rumah dan mengambil pegangan sapu yang dicat warna putih dan dipergunakan untuk latihan slalom.

Bielsa juga pernah berkelahi dengan tukang bangunan di Bilbao, mengundurkan diri setelah 24 jam resmi menjadi pelatih Lazio, bertengkar dengan pemilik Lille, hingga memata-matai sesi latihan Derby County dengan mengirim informan.

Di Leeds, Bielsa pernah bertanya kepada pemainnya tentang berapa banyak jam kerja yang dihabiskan oleh para suporter, demi mengumpulkan uang untuk menonton pertandingan Leeds. Para pemain diam tak bisa menjawab. Tiba-tiba, entah omongannya berdasar atau tidak, Bielsa menyebut tiga jam adalah waktu kerja yang dihabiskan para suporter Leeds untuk bisa menonton pertandingan.

Setelah itu, tanpa diduga, Bielsa menyuruh para pemainnya memungut sampah di sekitar stadion selama tiga jam. Sejak saat itu, para pemain pun mendapat pelajaran berharga agar senantiasa menampilkan performa terbaik demi suporter yang sudah banyak berkorban menghadiri pertandingan.

Kegilaan Bielsa tidak hanya dalam hal tingkah kesehariannya yang penuh kejutan, melainkan juga dalam hal melatih.

Bielsa sangat terobsesi akan detail. Bielsa memperhitungkan betul setiap aspek pemain, mulai dari berat badan, tinggi badan, catatan lari, hingga kemampuan mengambil keputusan. Jika tidak sesuai dengan kriterianya, Bielsa tak akan segan untuk menjualnya.

Bielsa juga pernah menyaksikan lima puluh satu rekaman video Derby County dengan durasi empat jam untuk setiap satu videonya. Hanya untuk memahami bagaimana Derby bermain.

Namun, justru karena segala kegilaannya itu, Bielsa sukses mengubah wajah Leeds dari tim medioker yang tak banyak diketahui orang, menjadi tim yang mencuri perhatian di Liga Primer Inggris musim 2020-2021 berkat penampilan memukaunya.

Menarik untuk disimak bagaimana akhir perjalanan Leeds di Liga Primer Inggris musim ini. Jika melihat penampilannya sejauh ini, bukan tidak mungkin Leeds bisa meraih trofi Liga Primer Inggris. Dan jika itu benar-benar terjadi, Bielsa benar-benar gila![]

 

(Visited 56 times, 1 visits today)

Hidup itu harus menganut prinsip gudetama, penganut kaum rebahan yang apatis

Post a Comment

You don't have permission to register